Istri Tak Bisa Menerima Keluarga Suami


Pertanyaan: 

sya sudah menikah selama 6 tahun, selama ini sy menahan problem keluarga saya krn bingung harus cerita ke siapa, problemnya bahwa sejak pernikahan sy berusia 1 bulan istri sy tidak bisa menerima keluarga termasuk ibu bapak saya.
mohon saran buat saya dan hukum secara islam baiknya seperti apa .

terima kasih,

Budi

Email: a***.s******18@yahoo.com

jelly-gamat-Gold-G1Jawaban :

Bismillaah, Alhamdulillaahi Rabbil ‘Alamin.

Pak Budi Ysh.

Sejujurnya saya kurang memahami makna pertanyaan Bapak tentang “Tidak bisa menerima keluarga” itu seperti apa keadaannya.

Apakah karena latar belakang sosial semisal harta, pendidikan, pekerjaan yang dianggap “kurang” ..

Apakah karena cacat fisik atau penyakit yang diderita..

Atau bisa jadi karena hal lainnya..

Akan tetapi semua itu memang bisa kita klasifikasikan kedalam “Tak mampu menerima..”

Saran saya :

Berikan pemahaman yang baik kepada istri tentang bagaimana seorang anak wajib menghormati orang tuanya, dan jelaskan pula keridha-an orang tua merupakan keridhaan Allah pula.

Sungguh, seorang anak akan sangat berdosa besar jika dia sampai menelantarkan ibu dan ayahnya, dan sungguh merugi seorang anak yang orang tuanya masih hidup namun tak mampu berbakti kepada orang tuanya.

Allah Ta’ala berfirman:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya” (QS. Al Isra: 23)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، قَالَ : سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ ، عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى ، عَنْ أُبَيِّ بْنِ مَالِكٍ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ : ” مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ أَوْ أَحَدَهُمَا ، ثُمَّ دَخَلَ النَّارَ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ ، فَأَبْعَدَهُ اللَّهُ وَأَسْحَقَهُ “

Muhammad bin Ja’far menuturkan kepadaku, Syu’bah menuturkan kepadaku, ia berkata, Qatadah menyampaikan hadits dari Zurarah bin Aufa, dari Abu Ibni Malik dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda:

Barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya masih hidup atau salah satunya, lalu setelah itu ternyata ia masuk neraka, maka Allah akan masukan ia lebih dalam lagi ke dalam neraka” (Al Musnad – Imam Ahmad – 4/344)

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

رغمَ أنفُ ، ثم رغم أنفُ ، ثم رغم أنفُ قيل : من ؟ يا رسولَ اللهِ ! قال : من أدرك أبويه عند الكبرِ ، أحدَّهما أو كليهما فلم يَدْخلِ الجنةَ

Kehinaan, kehinaan, kehinaan“. Para sahabat bertanya: “siapa wahai Rasulullah?”. Nabi menjawab: “Orang yang mendapati kedua orang tuanya masih hidup ketika mereka sudah tua, baik salah satuya atau keduanya, namun orang tadi tidak masuk surga” (HR. Muslim 2551)

Baca lebih lanjut disini

Adapun seorang suami,meski dia sudah menikah, maka dia tetaplah memiliki kewajiban untuk berbakti kepada ibu bapaknya, Lebih jelasnya silahkan baca tulisan saya disini

Untuk itulah kita perlu memahamkan istri akan semua hal tersebut, dalam memahamkannya haruslah dengan kesabaran dan cara yang baik..

Semoga membantu..

Dijawab oleh :

Admin Blog

About Abu Iram Al-Atsary

kumpulan catatan dari akun facebook http://facebook.com/abu.iram

Posted on 6 April 2015, in Konsultasi Keluarga and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tulis Respon Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: