Ketika Istri Tak Mendukung Suami


jahe-karomah-renceng (JMKR) Karton

Pertanyaan:

Asallamuallaikum wrwb…
Saya sudah berkeluarga lebih kurang 6 th,saya mau saya tanyakan bagaimana mencari jalan keluarnya untuk saya yg mempunyai istri yg tak pernah nendukung apa yg saya citakan,padahal usaha itu menurut saya sangat positip,

y***al***mc*@yahoo.co.id

 

Jawaban Admin :

Bismillaah..

Penanya Ykh..

Dalam sebuah keluarga, memang peran suami dan istri diharapkan bisa saling bekerja sama, saling mendukung, dan saling membantu , mengingatkan, sehingga terjadilah simpul pernikahan yang kuat, sehingga menghasilkan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah.

Dalam beberapa sisi, terkadang memang kita mendapati sesuatu yang berbenturan, semisal apa yang Penanya sampaikan.

Entah mungkin itu soal usaha, soal hobi, atau soal lainnya. Jika hal tersebut memang dirasakan “Positif” maka sebaiknya cobalah paparkan kepada istri visi, misi, dan berbagai hal kebaikan yang bisa terlaksana disaat penanya kelak jika melakukannya.

Akan tetapi, kita tak boleh lepas begitu saja memaksakan kehendak kepada istri, maka mintalah pertimbangan istri, mengapa dia keberatan, siapa tahu ada sesuatu yang bisa membuat kita faham.

Saya tak memahami masalah sebenarnya,  jadi paling hanya bisa memberikan sebuah motivasi, agar penanya juga bisa menyelami apa yang membuat istri tak mendukung. Barangkali ada alasan kuat dimana istri menjadi tak mendukung aktifitas kita.

Contoh sederhana :

Misalkan kita ingin melakukan sebuah spekulasi usaha, yang mana menurut kita hal tersebut memiliki prospek yang cerah, bagus untuk masa depannya, namun ternyata istri tak mendukung.

Nah ketika di telusuri, diselami, ternyata faktor yang membuat istri tak mendukung ternyata adalah :

1. Kita masih Nol dalam hal pengalaman pengelolaan usaha tersebut. Sehingga istri khawatir kita mengalami kerugian akibat minimnya / Nol nya pengalaman. dan ini sebuah kekhawatiran yang wajar tentunya, istri manakah yang rela suaminya kelak jatuh bangkrut?

2. Mungkin saja istri melihat adanya sesuatu yang membuat dia ragu anda menekuninya karena melihat mitra / partner bisnis anda yang mungkin kurang “sreg” atau hal lainnya.

Nah 2 hal diatas, adalah sebuah hal yang wajar , dan mesti juga kita pertimbangkan, intinya, berkomunikasilah, dan jalinlah komunikasi yang baik dengan istri agar visi, misi bisa selaras, sejalan bersama sama..

Semoga membantu..

 

Salam :

 

Muhammad Yusuf

Admin Blog Ruang Keluarga

 

About Abu Iram Al-Atsary

kumpulan catatan dari akun facebook http://facebook.com/abu.iram

Posted on 24 April 2014, in Konsultasi Keluarga and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tulis Respon Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: