Setelah berzina apakah bisa menikah dan membangun keluarga yang sakinah?


taubatPertanyaan: assalamualaikum.wr.wb
,ustad saya mau tanya,,in saya prnh tau bahwa seseorang yang telah melakukan zina lalu menikah maka kehidupan kluarganya sllu  bertentngan dan tdk mawadah warahma,nah yang saya tanyakan,jika si perempuan sudah melakukan zina dan hamil,,tapi si laki2 tdk bertanggung jawab,lalu d kemudian hari si cewek bertobat pak,lalu menikah setelah anak itu lahir.apa kehidupannya tdk akan sakinah dan mawadah jg ustad

dari email t**********2@yahoo.com

 

Jawaban :

Bismillaah, wa’alaykumussalam ..

Permasalah utama yang saya simpulkan adalah :

Apakah seseorang yang dulunya pernah berzina, maka apakah dia bisa membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warahmah?

Penanya yang semoga Allah mulyakan..

Setiap manusia tentu memiliki latar belakang yang terkadang buruk, seperti yang dikatakan nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam :

“Setiap bani Adam (pernah) melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang bertaubat.” (Hadits hasan riwayat Imam Ahmad)

Oleh karenanya, sebaik baiknya yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertaubat dengan taubat nasuha (sebenar benarnya taubat). Dan pasca taubat dengan benar, Insya Allah, Allah akan mengampuni kesalahan kita.

Adapun seseorang yang pernah melakukan zina dan bertaubat, maka jika dia mau belajar agama, belajar bagaimana membentuk rumah tangga yang baik dan benar menurut Islam, dan berusaha mengamalkan ajaran-ajaran Islam, tentu saja akan bisa mendatangkan berkah, sakinah, mawaddah wa rahmah. Karena masing masing pasangan akan  mengerti bagaimana mereka harus mendudukkan dirinya sebagaimana posisinya masing masing.

Dan diantara syarat / cara bertaubatnya adalah :

1. Memohon ampun kepada Allah

2. Berusaha menghindari dari dosa serupa.

3. Jika terkait hak manusia, maka mengembalikannya.

4. Meminta maaf jika telah menzhaliminya.

Adapun jika itu berzina, dan hanya diketahui oleh pelakunya dan Allah, maka cukuplah baginya point 1 dan 2.

Jika ada anggapan seperti yang ditanyakan oleh penanya, maka jawabannya bisa dipastikan Tidak benar demikian.. semoga Allah menerima taubat kita semua. Aamiiin . Allaahu A’laam.

 

Dijawab oleh Admin :

Muhammad Yusuf Abu Iram.

 

About Abu Iram Al-Atsary

kumpulan catatan dari akun facebook http://facebook.com/abu.iram

Posted on 2 November 2013, in Konsultasi Keluarga and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tulis Respon Anda Disini :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: